Petani Harus Dimuliakan, Stop Impor (Katanya..)

[Sekitar tahun 2006]
 
Pagi itu, saat sedang khusyu mendengarkan penjelasan dari dosen di ruang kuliah, Hp saya bergetar, lalu saya buka dan tertulis di layar (saya lupa kalimat pastinya, tapi kira-kira seperti inilah)
 
“Segera berkumpul di gerbang ganesha, kita akan berangkat ke Jakarta”
 
Sempat berfikir beberapa saat, apakah tetap lanjut kuliah atau ikut ke Gerbang ganesha,? Namun ternyata otak dan jiwa saya memilih pilihan ke dua. Saat dosen sedang menghadap ke papan tulis, segera saja saya ke luar kelas membawa semua perlengkapan kuliah.. Maafkan saya bapak dosen… T.T
 
DI gerbang Ganesha sudah berkumpul puluhan orang beralmamater hijau serta juga bus yang sudah siap untuk berangkat. Lalu saya memasuki barisan, setelah sebelumnya melaporkan diri kepada korlap.
 
Setelah tidak ada lagi yang ditunggu, maka kita pun segera menaiki bus dan bergerak menuju Jakarta. Di dalam Bus, Korlap memberikan arahan tentang rencana aksi kita hari itu.
 
“Hari ini kita akan bergerak ke arah Tugu Tani (kantor kementrian perdagangan), Kita akan longmarch bersama kawan-kawan dari BEM IPB, perkumpulan petani dan beberapa Ormas dan Lembaga lainnya. Tujuan kita adalah menuntut Menteri Perdagangan untuk menghentikan rencana impor beras. Karena sesungguhnya, apapun alasannya itu, impor beras akan sangat merugikan Petani”
 
Sesuai dengan yang direncakan, sesampainya di Jakarta (kalau tidak salah kita berhenti di Istiqlal), kita shalat zuhur terlebih dahulu, lalu bergerak ke arah Tugu Tani sambil diiringi lagu-lagu perjuangan mahasiswa.
 
skip… skip…skip…. (cerita detail demonya nanti aja ya, seru loh)…
 
Magrib pun menjelang, Bus yang membawa kita meluncur membelah padatnya kota jakarta dengan Tujuan bandung…
 
Lalu waktupun bergerak sepuluh tahun kemudian, tahun 2016. Terdengar pemerintah membuka kran impor berbagai macam komoditi pertanian dan peternakan, Daging, Bawang, gula bahkan beras. Namun tidak terdengar ada demonstrasi yang menyuarakan penolakan atas segala macam impor tersebut..
 
Mungkin masyarakat masih terbius dengan Perkataan seorang Capres pada 2014 yang lalu yang berkata “Petani harus dimuliakan, stop impor” lalu beliau turun kesawah untuk menanam bibit padi..
 
Seandainya, bila capres yang berkata seperti itu memenangkan pemilu kemarin, saat ini seharusnya petani sudah menjadi orang-orang yang mulia, dan impor segala macam produk pertanian berkurang…
 
Selamat pagi semuanya….
Semoga kesabaran menaungi seluruh rakyat Indonesia
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s