Kolesterol

[Gus Karim Berceramah]
Assalamualaikum Wr Wb.
Hadirin yang dirahmati Allah SWT, dipagi ini marilah kita bermunajat kepada Allah SWT atas segala rahmat dan hidayahnya sehingga kita masih dalam keadaan sehat walafiat.
Berbicara tentang sehat, ada beberapa fragmen dalam hidup saya yang terbentang jauh bila dilihat dalam variabel waktu, namun mereka ternyata memiliki kaitan satu dan yang lainnya. Nah pada kesempatan ini, biarkan saya bercerita tentang bagian-bagian tersebut.
Cerita diawali pada rentang waktu antara 2005-2009, sebagai anak kost, salah satu lauk favorit saya adalah telur, baik itu telur dadar, telur ceplok atau telor rebus. Ada yang bumbu kecap, bumbu cabai, ataupun polos saja. Sepertinya tiada hari tanpa memakan telor, bahkan bisa sehari tiga kali saya mengkonsumsi telur.
Lalu cerita berlanjut Kira-kira pada akhir tahun 2009, saat sedang getol-getolnya mencari pekerjaan, terbersitlah sebuah khabar bahwa alumni kampus ku banyak yang tidak diterima bekerja di salah satu perusahaan migas terbesar milik Indonesia karena tidak lulus saat medical check-up. Menurut khabar yang berhembus, hal tersebut dikarekan dalam darah para alumni tersebut terkandung paparan kholesterol yang sangat tinggi.. Dan kabar angin itupul berlalu begitu saja karena sulit dibuktikan tingkat keabsahannya.
Cerita selanjutnya adalah masa-masa tahun 2010-2013, saat itu saya kembali menjadi anak kost namun berbeda kota dan status, meskipun begitu ternyata gaya hidup saya tidak berubah, tetap suka makan telur. Bahkan sekali makan bisa sampai 3 butir telur.
Pada masa-masa ini saya merasakan fisik saya mulai drop, leher bagian belakang suka mengeras dan kepala nyut-nyutan. Namun saya belum curiga bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh kolesterol, sehingga konsumsi telur saya belum juga dikurangi.
Hingga suatu ketika saat saya melanjutkan pendidikan di IPB, salah seorang dosen bercerita tentang pengalaman beliau mengelola katering di salah satu perusahaan tambang terbesar yang ada di Indonesia. kira-kira beginilah perkataan beliau
“Setiap tahun, karyawan perusahaan diperiksa tingkat kesehatannya, dan yang menariknya adalah karyawan yang bekerja di dalam tambang memiliki nilai kolesterol yang sangat tinggi. Maka dilakukan lah kajian berkaitan dengan hal tersebut, kenapa mereka memiliki tingkat kolesterol yang tinggi. Selidik punya selidik, ternyata setelah sarapan pagi, mereka membekal 2-3 butir telur rebus untuk menemani mereka bekerja. Karena pekerjaan di dalam tambang sangatlah melelahkan dan membutuhkan asupan tenaga sehingga Telur menjadi makanan alternatif yang mudah dan tersedia melimpah di kantin”
Dosen saya lalu melanjutkan ceritanya
“Karena konsumsi telur yang sangat banyak tersebutlah yg menyebabkan kolesterol mereka sangat tinggi,oleh karena itu maka pihak katering diminta untuk mencari makanan alternatif bagi para karyawan yang bekerja di dalam tambang”
Cerita berlanjut hingga tahun 2016, tepatnya 3 minggu yang lalu. Saat itu saya disuruh untuk melakukan medical check up (padahal saya paling males melakukan hal tersebut), dan tahukah saudara-saudara. Fragmen-fragmen cerita masa lampau itu silih berganti muncul kembali di dalam fikiran saya dengan satu kata kunci yang sama “kolesterol”… Ya kolesterol saya melebihi ambang batas yang telah ditetapkan…
Maka semenjak itu, saya mulai mengurangi makan telur dan juga makanan-makanan lain yang memiliki kandungan kolesterol yang tinggi. Semoga belum terlambat.
Sebagai penutup, bagi kawan-kawan semua, jagalah makanan yang anda konsumsi, jangan hanya sekedar mencari makan yang enak dan mudah saja, tapi pertimbangkan juga faktor kesehatannya terutama untuk masa depan anda-anda semua..
Selamat pagi semuanya, selamat beraktifitas
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s