SNI wajib bagi IKM

Jadi beberapa bulan terakhir, pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan pendindakan kepada para pedagang yang menjual barang yang seharusnya ber logo SNI namun ternyata tidak ada logo SNI nya.. Ada yang kena hanya satu-dua barang, namun ada juga yang sampai satu toko kena sita.

Untuk produk wajib SNI, bisa di cek di Web ini http://lpk.kemendag.go.id/daftar-sni-1.html

Satu sisi kebijakan SNI ini sangat bagus bagi Indonesia karena bisa menekan laju barang import dan juga memberikan jaminan kualitas dan keamanan kepada para pembelinya. Namun disisi lain, untuk mengurus sertifikat SNI itu bukan lah hal yang mudah dan murah, karena ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi.

Sekilas akan saya sampaikan bagaimana cara mengurus SNI dan berapa kebutuhan dananya. Ini saya asumsikan untuk perusahaan kelas IKM ya…

1. Salah satu orang di perusahaan anda harus mengerti tentang ISO SNI 9001:2008. Sebagai bukti pemahamannya, dia orang harus punya sertifikat telah mengikuti pelatihan ISO SNI 9001:2008. Biaya pelatihannya sekitar 5-10 jutaan, mungkin bisa lebih murah bila ikut program yang diadakan oleh pemerintah.

2. Nah Setelah ikut pelatihan tersebut, anda harus men set up dokumen perusahaan anda mengacu kepada standar SNI 9001:2008. Membuat pedoman, prosedur, Instruksi kerja, dan format nya. Kalau anda tidak sanggung membuatnya, anda bisa meng hire pihak ke-tiga untuk membuat dokumen anda, biayanya sekitar 20-50 jutaan, tergantung nego.

3. Anda juga harus melakukan sosialisasi tentang penerapan ISO SNI 9001:2008 kepada seluruh pegawai anda. Caranya adalah dengan melakukan in house training di perusahaan bapak. Karena anda sudah punya sertifikat ISO SNI 9001:2008, maka anda bisa menjadi pengajarnya. Jadi lebih hemat biaya. Kalau anda tidak PD untuk mengajarkannya kepada karyawan anda, bisa memanggil tenaga ahli dari luar dengan biaya sekitar 5-20 juta (kembali, tergantung nego, lamanya pelatihan dan kedalaman materi)

4. Lalau anda terapkan sistem tersebut selama beberapa bulan.

5. Lalu anda mendaftarkan diri ke lembaga sertifikasi produk (LSPro) yang sudah terakreditasi KAN untuk produk yang anda produksi. Biaya nya sekitar 15-25 juta. Tergantung jarak dari lokasi LSPro ke kantor anda, banyaknya jenis produk yang akan disertifikasi, dan biaya pengujian laboratoriumnya.

5. Lalu auditor akan mengecek kelengkapan dokumen anda, cek di lokasi, dilakukan pengujian lab. Bila produk anda sesuai dengan baku mutu yang ada dan perusahaan telah menerapkan sistem dengan baik, maka anda berhak untuk mendapatkan sertifikat SNI dan menerapkan logo SNI di produk anda

6. Oh ya, ada beberapa lembaga yang menerapkan biaya paket. Misalkan untuk konsultasi (pelatihan-pelatihan, membuat dokumen, penerapan dokumen) biaya sekitar 35-50 juta. Untuk LSPro nya beda lagi, harganya seperti pada poin 5

jadi untuk mendapatkan sertifikat SNI, kira-kira anda membutuhkan modal sekitar 50-100 juta. Ohya, misalkan anda punya produk baru, biaya nya ga segitu ko, cukup paket perluasan ruang lingkup dan biaya uji di lab nya saja.

Sekian..

Kalau mau nanya-nanya tentang SNI, bisa hubungi saya…

Feel Free….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s