Si Mini

Ini cerita pengalaman saya waktu masih kecil, tepatnya pada saat saya masih bersekolah di sekolah dasar alias SD eh bukan SD deng tapi Madrasah Ibtidaiyah (MI). Lokasi sekolahnya tuh di deket pertigaan pasir Kuda. Sekarang sekolahnya dah bubar, dan hany menyisakan angkatan saya sebagai angkatan pertama dan terakhir dari sekolah tersebut.
Salah satu pengalaman yang masih saya ingat sampai sekarang adalah hobi ngeledekin “orang kurang waras” kita sebut saja dia sebagai “si Mini” yang mangkal di gardu PLN depan sekolah.
Agar anda bisa membayangkan kejadian pada saat itu, saya deskripsikan secara sekilas lingkungan tempat saya bersekolah tersebut.
Kita mulai dari bangunan utama yaitu masjid dan kelas. Lantai atas sebagai masjid dan lantai bawahnya disekat-sekat untuk menjadi kelas. Dari bangunan utama ada jarak sekitar 100 meter menuju ke Pagar. 100 meter yang penuh ketegangan.
Nah baru disebrang pagar itu, kira2 30 meter sebelah kiranya ada gardu listrik yang biasa dipake nongkrong si Mini. Kebayangkan kira-kira posisi si Mini, Pager sekolah dan bangunan utamanya?
Nah hobi kami sebagai anak-anak pada saat itu adalah ngeledekin si Mini tersebut. Jadi waktu jam istirahat, saya dan teman-teman akan menuju ke Pagar sekolah, lalu mengecek apakah si Mini ada di gardu atau sedang di tempat lain
nah kalau si Mini terlihat di lokasi, maka mulailah kami memanggil-manggil dia..
Dimulai dari panggilan lembut..
Miniiiiiiiiiii…………
Minii………………..
Lalu dilanjut memanggil dikombinasikan dengan joget pantat
Mini… (joget)
Miniiiiiiiiii … (joget)
nah biasanya kalau dah kaya gini, si mini mulai terlihat emosi. Tapi dia belum beranjak dari singga sananya…
Hingga tiba-tiba ada anak entah siapa yang melakukannya, melemperkan batu kecil ke arah si Mini..
Dan bila sudah begini maka segera saja si Mini mengamuk dan mengejar anak-anak nakal tersebut.
Maka disitulah pertaruhan kekuatan fisik bocah2 tesebut diuji, yup lari sprint 100 meter dari pagar ke gedung utama untuk menghindari kejaran si Mini.
Keisengan ini biasanya berakhir saat bel masuk berbunyi, atau ada guru yang memarahi kami…
hahahahaha…
dasar bocah..
banyak dosanya

epilog
Salah satu ciri khas si Mini adalah hobinya yang suka mindah2in sampah dari satu lokasi ke lokasi lain. jadi sampahnya itu dah diplastik-plastikin, lalu dia bawa satu2 dari lokasi A ke lokasi B. Nah kalau semua plastik dah kekumpul di lokasi B, lalu dia pindahin lagi ke lokasi A, dan begitu seterusnya. Jadi siapa bilang orang ga waras ga kerja? lah itu si Mini aja kerja, kerja mindah2in sampah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s