Hilrisasi VS Ekspor barang mentah

Dulu saya berfikir bahwa pasti semua akademisi itu mendukung program Hilirisasi Industri, Baik itu barang tambang, hasil hutan ataupun perkebunan. Kenapa? logikanya sederhana saja, dengan hilirisasi maka akan lebih banyak industri yang berdiri, peningkatan nilai ekonomi hingga semakin banyak tenaga kerja yang diserap..

Seumur-umur berkuliah, kerja, lalu kuliah lagi, yang ada dibenak saya adalah semua komoditas di Indonesia harus diolah terlebih dahulu di dalam negeri sebelum dikonsumsi. Sehingga penelitian-penelitian yang dilakukan pun banyak yang berkaitan dengan hal tersebut.

Hingga akhirnya datang seorang ekonom yang menyerang tentang kebijakan Hilirisasi tersebut.. Maka runtuhlah semua kepercayaan saya tersebut.

Dia berkata, program Hilirisasi khususnya bauksit telah membuat kacau industri bauksit nasional. Secara tidak langsung dia meminta agar program tersebut dicabut dan perusahaan2 dipersilahkan lagi untuk meng-eskpor biji2an tersebut tanpa perlu diolah didalam negeri.

Bila yang berbicara tentang penolakan itu adalah pedagang, saya bisa maklum, karena ya memang bisnis mereka terganggu. Namun bila seorang ekonom yang berkata seperti itu, artinya ada hal yang lebih besar yang terganggu.

Setelah saya renungkan, perkataan ekonom tersebut memang benar. Pelarangan ekspor bahan mentah menyebabkan neraca perdagangan terganggu, pendapatan negara berkurang, ribuan tenaga kerja harus dirumahkan.

Namun disisi lain, program hilirisasi juga benar. Bahwa kalau kita terlalu membebaskan ekspor barang mentah, maka lama kelamaan tanah kita akan makin gundul.

Jadi dua-duanya benar.. Lalu kalau dua-dua nya benar, apa yang harus dilakukan..?

Mau tau jawabannya?
Nanti aja lah jawabnya…
Xixixixixixxi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s