Anda Bertanya, Gus Karim Menjawab (Banjir)

[Anda Bertanya, Gus Karim Menjawab]

T: Gus, Kenapa harus ada banjir….?
J: wah, pertanyaan anda bagus sekali, sangat kontemporer dan kekinian..
Sebenarnya banjir itu membawa pesan yang sangat dalam bagi kita semua umat manusia terutama bagi orang-orang yang mau berfikir dan merenung.

T: Maksudnya gus…?
J: Jadi gini anakku… Banjir itu mengandung Air, nah yang mana sebenarnya air itu adalah anugrah besar dari Allah SWT kepada umat manusia. Banyak sekali kegunaan air di dunia ini, makan, minum, berkebun dan juga sebagai struktur bagi pembentuk banyak bahan di dunia ini. Dulu waktu gus sedang tirakat di cekungan gunung, Kiai gus berkata, coba kamu bayangkan bila air (H2O) diganti menjadi alkohol (etanol), maka apa yang akan terjadi?

T: Lalu gus jawab apa?
J: Karena saya dulu masih polos, saya jawab saja, orang-orang akan mabuk pak kiayi, karena setiap hari orang minum alkohol.

T: Lalu?
J: Ya saya ditimpuk peke penghapus sama kiayi saya tersebut, karena jawaban nya tidak ilmiah.

T: Memang jawaban sebenarnya apa gus?
J: Jadi, air itu adalah komponen terbesar dari tubuh manusia, 70% badan manusia terdiri dari air. nah salah satu kehebatan air adalah sifat pelarutnya yang hebat, sehingga dia bisa mendistribusikan mineral-mineral ke seluruh tubuh. Bila semisalkan Air diganti dengan alkohol, maka akan banyak mineral yang tidak larut sehingga fungsi metabolisme tubuh akan terganggu.

T: wah, ternyata gus ini masih ingat juga ya pelajaran itu
J: ya gitu deh.. balik lagi kepada banjir. Air itu adalah rahmat, namun ada syaratnya yaitu pada jumlah yang pas. Tidak kekurangan, tidak berlebihan. Kalau kita kurang minum maka badan akan dehidrasi, bila kelebihan maka badan akan kembung. Jadi ya harus pas. Itu baru bagi tubuh kita. Apalagi bagi alam ini, jumlah air yang ditampung orang suatu daerah itu harus dalam komposisi yang pas, bila kelebihan maka akan kebanjiran dan bila kekurangan akan kekeringan.

T: Lalu gus?
J: Begitu lah dalam hidup ini, semuanya itu harus pas. Seperti yang saya sebut di atas, air adalah anugrah, atau bisa juga kita sebut sebagai harta. Jumlahnya harus pas agar hidup menjadi seimbang. Bila kurang kita bersabar, bila berlebih maka kita harus berbagi. Coba kamu lihat kota Bogor, Jarang dia mengalami Banjir, karena dia selalu berbagi dengan Jakarta. Nah Jakarta, dia ingin mengumpulkan air itu menjadi miliknya sendiri. Air yang harusnya menjadi anugrah, namun karena jumlahnya berlebih dan dia tidak mau berbagi maka yang terjadi adalah musibah

T: Oh begitu ya gus, jadi kita harus berbagai?
J: Wedeh, pinter juga lu tong.. Yup, dalam segala hal kita harus selalu berbagi. Karena dengan banyak berbagi maka kita akan menyadari arti nilai cukup. Bila kita terus menumpuk harta namun lupa berbagi, maka lama-lama hidup kita akan dibanjiri oleh kekhawatiran2 yang ditimbulkan dari harta yang berlimpah tersebut. Namun bila kita rajin berbagi, niscaya hati kita akan menjadi lapang. Dan musibah, banjir atau kejelekan dari menumpuk harta itu akan berkurang, tidak ada sejarahnya orang yang suka berbagi itu jatuh miskin, yang ada sebaliknya. Coba kamu lihat bill gates, berapa banyak harta yang dia sumbangkan untuk yayasannya? apakah karena itu dia jatuh miskin?

Sebagai penutup, saya selalu memegang 2 kaidah tentang kepemilikan harta. Sesungguhnya harta kita itu hanya ada 2.
1. Yang pertama adalah yang masuk ke dalam kerongkongan sebagai penghilang lapar dan dahaga
2. Yang kita infak kan sebagai bekal kita kelak di akhirat

T: Tumben hari ini gus menjawab bener?
J: Ah.. protes mulu ente cing, kan dah ane bilang…

Anda bertanya apa saja, Gus Karim Menjawab Semaunya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s