Pricing

Salah satu bagian yang sulit bagi perusahaan startup adalah menentukan harga yang tepat untuk produk yang akan mereka jual. Hal ini karena harga adalah variabel yang akan pertama dilihat oleh konsumen sebelum dia membeli produk tersebut. Bila salah menentukan harga, maka bukan untung yang akan diperoleh tapi malah buntung.
Dalam sebuah artikel yang baru tadi pagi saya baca, kesalahan pertama adalah memberi harga terlalu rendah. Pengusaha yang baru merintis binsis biasanya belum percaya diri dengan produk yang mereka jual, sehingga mereka lebih suka memberi harga murah untuk produk mereka. Padahal seharusnya mereka bisa menjual dengan harga yang lebih tinggi. Memberi harga yang terlalu murah akan dapat merubah target market bagi barang yang kita jual.
Sebuah contoh sederhana adalah : Saat seorang pengusaha restoran membuat sebuah rumah makan dengan target segmen keluarga (untuk perayaan ulang tahun, party, rapat), namun memberi harga sama dengan warteg, maka orang yang berada pada target market tidak akan datang yang datang adalah anak-anak alay. Maka investasi yang telah dikeluarkan akan sia-sia.
Kasus ini pernah terjadi pada ayah saya. Saya pernah menuliskannya pada tulisan yang lampau. silahkan kunjungi blog saya untuk membaca cerita tersebut.
Nah, sekarang bagaimana cara mudah untuk menentukan harga? Ada 3 cara yang bisa digunanakan:
1. Berdasarkan biaya produksi. Jadi harga modal dikali dengan keuntungan yang ingin kita ambil. Pedagang kaki lima biasanya memberi harga 3x modal lalu setelah ditawar menjadi 1,5 nya. Atau butik yang memberi harga bisa sampai 4 kali lipat.
2. Berdasarkan nilai yang didapatkan oleh pelanggan. Biasa digunakan untuk produk IT. Jadi berapa keuntungan/saving yang bisa didapat oleh konsumen bila menggunakan jasa kita. Misalkan, dengan menggunakan sistem komputerisasi di sebuah perusahaan berkaryawan 20 orang, dapat menghemat gaji 3 orang karyawan. Maka harga software yang kita jual kepada mereka bisa senilai dengang gaji 3 orang tersebut selama 1 tahun.
3. Lirik kanan kiri. Ini adalah cara paling mudah. Kamu jual barang apa, lihat harga barang dengan kualitas yang mirip, cek harganya, lalu kamu kasih harga mendekati harga barang tersebut.
Begitu saja sharing dari saya, semoga bermanfaat..
Selamat siang semua…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s