Pentingnya managemen keuangan dalam Bisnis

Salah satu hal penting namun sering dilupakan dalam menjalankan suatu bisnis oleh para pengusaha muda/ yang baru merintis bisnis adalah management keuangan. Kadang mereka menyepelekan pembukuan, cashflow dan juga budgeting, karena mereka lebih sibuk untuk mengurusi dapur dan juga pemasaran. Tanpa sadar, setelah sekian waktu bisnis berjalan, bukannya keuntungan didapat, namun hutang yang menumpuk dan waktu yang habis terbuang. Baru setelah itu mereka tersadar bahwa ternyata management keuangan itu sangat penting dalam berbisnis.
Oleh karena hal tersebut, melalui tulisan ini saya akan mencoba untuk menggugah hati para pembaca terutama yang sedang merintis bisnis untuk mulai memperhatikan masalah management keuangan. Tulisan ini hanya singkat, sehingga isinya pun sangat dangkal. Namun meskipun begitu, saya harapkan setelah membaca tulisan ini, anda anda mulai mencari buku-buku panduan mengelola keuangan sebuah perusahaan. Karena pembukuan itu adalah salah satu kunci kesuksesan dalam berbisnis, karena dari pembukuan tersebut lah anda akan tahu berapa keuntungan yang anda dapat, berapa pertambahan aset dan modal business anda, bagian mana dari bisnis yang masih tidak efesien, sisi mana yang harus dibenahi dan sebagainya.
Sebagai contoh akan saya gunakan bisnis roti, setiap hari bagian pembelian berbelanja bahan baku sebesar Rp 1.000.000,-. Pada saat tutup toko, omzet yang di dapat adalah Rp 1.500.000,- Apakah bisnis anda menguntungkan, atau tidak? Bila sekilas mungkin anda akan bilang menguntungkan karena ada kelebihan uang sebesar Rp 500.000 perhari. Namun ternyata setelah satu tahun berjalan, perusahaan kesulitan untuk membayar sewa ruko, tidak ada biaya untuk meremajakan peralatan, bahkan hanya untuk sekedar membelikan seragam baru bagi karyawan. Kenapa hal tersebut bisa terjadi? Karena dia tidak memiliki data yang kuat untuk mengambil suatu keputusan bagi perusahaan. Sehingga ketidakefesienan yang terjadi tidak dapat tertanggulangi secara cepat.
Seandainya dia memiliki system pembukuan yang baik, seperti historis penjualan produk yang meliputi jumlah roti yang terjual beserta jenisnya, perincian bahan baku yang di beli, biaya-biaya operasional, dan juga biaya lainnya maka dalam bulan-bulan pertama dia sudah bisa menilai apakah business nya itu mengalami kemajuan atau tidak.
Data penjualan dapat digunakan untuk menentukan produk mana yang lebih laku sehingga perlu di produksi lebih banyak, serta produk mana yang hanya memiliki pelanggan sedikit dsb. Dari data itu maka anda bisa membuat strategi baru bagi perusahaan. Oh ternyata roti rasa cokelat itu setiap hari selalu sold out, berarti minggu depan saya harus membuat roti cokelat lebih banyak. Oh ternyata roti stawbery itu selalu sisa antara 5-10 buah, jadi minggu depan saya harus kurangi produksinya. Oh ternyata bagian pembelian saya suka me-mark up harga, sehingga harus saya pecat, dsb.
Lalu anda juga perlu membuat budgeting bagi perusahaan untuk jangka waktu beberapa hari, minggu dan bulan ke depan. Untuk apa? Ya agar anda bisa mengatur strategi bagi perusahaan anda. Misalkan, Pada akhir bulan desember anda memiliki uang cash Rp 20.000.000,- pada bulan desember anda harus membayar sewa toko sebesar Rp 18.000.000,- Di satu sisi, bulan desember itu bulan yang akan sangat ramai pembeli karena banyak perusahaan yang mengadakan rapat akhir tahun dan memesan roti kepada perusahaan, karena banyaknya permintaan, sehingga anda harus memiliki stok bahan baku yang cukup besar agar permintaan konsumen dapat terpenuhi.
Lalu anda membuat planning, ternyata biaya yang dibutuhkan untuk menghadapi musim panen itu sebesar Rp 10.000.000,- Maka dari situ anda membuat strategi, oke, saya akan bayar dp sewa toko sebesar Rp.10.000.000 terlebih dahulu, dan sisanya akan saya bayar bulan depan. Uang Rp 10.000.000 lainnya akan saya gunakan untuk membeli bahan baku sebagai persiapan menghadapi bulan ramai. Dan akhir bulan desember, uang cash anda menggunung, sewa ruko terpenuhi.
Coba bayangkan bila anda tidak membuat perencanaan keuangan seperti itu, anda bayarkan Rp 20.000.000 semuanya, dan saat memasuki bulan desember, banyak pelanggan yang tidak bisa anda layani karena perusahaan kehabisan bahan baku
Itu saja sekilas ttg pentingnya pembukuan dan budgeting bagi sebuah bisnis, bahkan bagi perusahaan yang baru merintis pun, itu adalah sangat penting.
Selamat malam
Mahasiswa Master Innovation and Entrepreunership

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s