Marketing untuk Perusahaan Start Up Bagian 1-1

Sebelum beranjak lebih dalam, saya akan memberi tahukan terlebih dahulu bahwa penulisan materi ini ditujukan bagi anda-anda yang sedang merintis bisnis/berwirausaha dalam bentuk sebuah perusahaan start-up. Dimana, tujuan perusahaan tersebut adalah menawarkan sebuah teknologi atau inovasi kepada masyarakat untuk membantu mereka menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.
Sebuah perusahaan start-up sangat berbeda dengan perusahaan yang sudah mapan. Dia biasanya hanya terdiri dari sedikit orang yang disebut sebagai founder/pendiri. Ciri lain dari perusahaan tersebut adalah keterbatasan pada sumber daya yang dimiliki. Hal tersebut bertolak belakang dengan perusahaan mapan yang memiliki puluhan bahkan ribuan pegawai dengan jumlah aset yang sangat besar. Oleh karena perbedaan tersebut maka sebuah perusahaan start-up memiliki problematika yang berbeda dengan perusahaan yang sudah mapan.
Pada dasarnya, sebuah perusahaan strat-up berusaha untuk menawarkan sebuah teknologi baru yang belum ada di pasaran kepada orang yang membutuhkannya. Karena produk mereka itu masih baru maka mereka memiliki tantangan untuk mencari siapa konsumen yang mau menggunakan teknologi tersebut. Dan tentu saja mereka juga harus mengetahui alasan kenapa mereka mau menggunakan teknologi tersebut? Pertanyaan lain yang akan muncuk adalah �apakah solusi tersebut memang diperlukan? Apakah solusi tersebut betul-betul menyelesaikan masalah yang ada? Dan apakah perusahaan start-up tersebut memang telah mengenal dengan baik siapa pelanggan mereka?�
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, sebuah perusahaan start-up membutuhkan waktu yang tidak sedikit, diiringi dengan kerja keras, serta harus menggunkan teknik yang tepat dan tentu saja investasi dalam bentuk uang. Pada dasarnya, pendiri perusahaan start-up mungkin saja memiliki cukup uang untuk di investasikan pada perusahaan barunya, atau mungkin juga mereka telah memiliki investor yang mau membiayai keberlangsungan perusahaan mereka tersebut semisalkan berasal dari keluarga, teman atau mungkin juga �orang bodoh� yang memiliki kelebihan uang. Modal yang di investasikan pada perusahaan strat-up dalam jangka waktu tertentu (dari mulai didirikan sampai berhasil/gagal) biasanya disebut dengan �sweat equity� atau �modal keringat�
Bersambung ke Bab 1-2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s