Branding (bagian 2)

Beberapa tahun yang lalu saat saya masih berkuliah di bumi ganesha, saya mengikuti sebuah seminar yang diadakan dalam rangkaian acara wirausaha muda mandiri. Salah satu pembicara yang menarik mata saya adalah Dian Sastro. Rasanya waktu itu dia masih single, dan masih menjadi icon remaja Indonesia.

Saya sudah banyak lupa dengan materi yg disampaikan, karena terpana oleh penampilannya sehinga membuat fokus saya menjadi hilang. Wushhhhh, jangan bilang2 Istri saya ya, ntar kena semprit.. hahahahhaa. Selupa-lupanya saya, namun sepertinya masih ada beberapa bagian yang saya ingat sampai sekarang. Kira-kira beginilah ceritanya:

Dian bertanya pada kami semua : “Kamu tahu kenapa saya bisa dipakai oleh berbagai macam produk untuk menjadi icon mereka? kenapa saya sekarang menjadi narasumber dalam acara wirausaha? ada yang tahu kenapa? padahal saya ini manusia, bukan benda yang biasa dijual belikan?” kami semua tidak bergeming, kami kami semua masih takjub akan kehadiran Dian sastro di depan mata kami sehingga tidak ada kata-kata yang dapat terucap. Andaikan Mata ini bisa melihat hal-hal tak terlihat mata, mungkin ruangan acara sudah dipenuhi dengan balon lope-lopean… hahahahaha…

Karena tidak ada yang menjawab, lalu dia melanjutkan materinya. “meskipun saya ini manusia, namun saya sebanarnya adalah sebuah produk yang diperjual-belikan. Saya mencipatakan Brand tersendiri, dan nama Dian Sastro adalah Brand tersebut. Saya merintis karir saya dari bawah, setapak demi setapak. Mengikuti berbagai macam audisi, sekolah akting dan sebagainya. Saya tidak mendapatkan semua itu secara kebetulan namun saya bisa mendapatkannya karena saya sudah merencankan itu semua”

Kata-kata Dian Sastro beberapa tahun yang lalu itu masuk telinga kanan dan keluar telinga kiri, saya belum tahu makna sebenarnya yang terkandung didalamnya. Baru beberapa minggu ini saya akhirnya menyadari dalamnya kata-kata dari Dian sastro. Kekuatan sebuah Brand itu tidak diciptakan secara kebetulan, namun diperoleh dari perjuangan setapak demi setapak dalam jangka waktu yang panjang.

Apa yang ingin saya sampaikan disini adalah, sekarang adalah masanya bagi kita untuk menciptakan brand kita sendiri. Akan jadi apa kita kelak dimasa depan tergantung dengan langkah-langkah yang telah kita lakukan dimasa lalu. Kita tingkatkan kompetensi diri kita pada bidang yang ingin kita geluti, lalu prmosikan diri kepada khalayak tentang jati diri kita. Lakukan dengan konsisten, hindari melakukan hal-hal yang dapat menghancurkan brand anda. Bila itu anda lakukan secara terus menerus, 5-10 tahun dari sekarang anda akan menerima hasilnya. Bila anda mampu mempercepatnya dengan usaha yang keras, setelah 2-5 tahun mungkin anda sudah memiliki Brand yang kuat. Setelah itu adalah anda memasuki tahap selanjutnya, mempertahankan Brand.

Demikian saja kuliah singkat kita siang ini.
Selamat siang semuanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s