sejarah hot dog

Sejarah Hot dog

Kadang setiap melihat gerai penjual hot dog, saya bertanya pada diri saya sendiri “kenapa makanan itu diberi nama hot dog” apakah mengandung anjing? tapi bukankah katanya itu terbuat dari daging sapi..

Akhirnya jawaban untuk pertanyaan tersebut saya dapatkan juga. Pemberian nama hot dog sebenarnya tidak lepas dari sumbangsih salah satu orang Indonesia tepatnya orang sunda yang pernah berkunjung ke Amerika…

Jadi begini ceritanya…

Eman, adalah orang sunda asli. Seperti kebanyakan orang sunda lainnya dia sangat suka untuk menambahkan imbuhan anying pada setiap kalimat yang dia ucapkan. Baik itu kalimat baik ataupun buruk. Sebagai contoh adalah saat dia melihat temannya membeli handphone baru maka dia akan berkata…

“anying… iyeu hanpon alus pisan.. meuli dimana maneh..?
atau
“anying, eta awewe geulis pisan.. “
bisa juga
“anying.. sia kamana wae”…

Yah begitulah kebanyakan anak muda sunda dalam berbica sesama temannya. Suatu ketika Eman mendapatkan kesempatan untuk melakukan pertukaran pelajar ke amerika. Tentu saja itu membuat dia senang. Selain jalan-jalan melihat pemandangan, tentu saja dia juga mencoba untuk wisata kuliner. Namun karena uang yang terbatas maka makanan yang bisa dibeli hanyalah yang dijajakan dipinggir jalan saja. Sedangkan untuk makanan di restoran dia harus berfikir berkali-kali.

Suatu ketika, saat dia sedang jalan-jalan bersama temannya, dia melihat ada penjual makanan. Dia tertarik dan mendekati tukang dagang tersebut. Terjadi lah percakapan sebagai berikut:

Eman : what do you sell..?
Penjual : I sell sausage with mustard and cabbage covered with bread
eman : what…? it is too long.. but no problem, i buy two..

Lalu tukang dagang itu segera memasak sosisnya hingga matang, menempelkannya ke roti serta menambahkan kol dan mustard untuk menambah rasa. setelah matang, makanan itu segera diberikan kepada Eman.

Nah, karena eman sangat lapar, dia langsung menggigit itu makanan. Dia pikir itu tidak terlalu panas karena rotinya emang ga terlalu panas. Namun pada saat lidahnya menyentuh sosis yang baru matang, dia merasa kepanasan dan langsung berteriak..

“anying…. Panas…” ungkapan umum yang biasa digunakan oleh orang sunda…

Pedagang bingung dengan kata-kata yang diucapkan oleh eman..
lalu pedagang bertanya pada eman..

What is the meaning of “anying panas”
lalu eman menjawab
“oh… Anying is Dog and Panas is Hot… “

tanpa disangka-sangka, si tukang dagang senang kata-kata itu.. wah, you give me a good idea.. i will call my product as hot dog… thank you…

jadi, begitulah ceritanya…
anda boleh percaya boleh juga tidak….

selamat sore

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s