Tulisan Menjelang Tidur

Jadi ceritanya hari ini saya kuliah tentang kedaulatan dan ketahanan pangan. Ternyata kedua istilah itu memiliki makna yang jauh berbeda. Untuk memudahkannya mari kita hilangkan imbuhan untuk masing-masing kata, sehingga tersisa kata daulat dan tahan. Sekarang anda sudah paham dimana perbedaannya. Bila anda belum mengerti juga, ya terpaksa saya beri anda contoh:

Budi adalah pria yang TAHAN banting

Budi adalah pria yang DAULAT banting.

Jelas berbeda kan antara dua kata tersebut, bila anda masih ngeyel juga, terpaksa saya kasih anda satu contoh lagi.

Budi di DAULAT menjadi ketua kelas

Budi di TAHAN menjadi ketua kelas.

Tentu sekarang anda sudah mengerti bahwa dua kata itu memiliki makna yang berbeda, apalagi setelah diberi imbuhan ke- dan -an.

Imbuhan Ke- makna nya adalah menjadi, sedangkan -an berfungsi untuk menjadikan dia kata benda (bukan kata budi ya, apalagi kata jono, karena mereka berdua sudah bobo). Contoh nya Makan, ditambah – jadi makanan, Minum + -an jadi Minuman dsb. 

Jadi kedaulatan artinya menjadi daulatan, dan ketahanan memiliki makna menjadi tahanan..

Ya intinya mah gitu lah, dua kata itu berbeda. Hehehehe..

 

Note: ini serius

Ketahanan pangan itu artinya mampu menyedediakan makanan untuk rakyatnya bagaimanapun caranya, beli, nyolong, maling atau nanam sendiri. Yang penting semua warga negara bisa makan.

Kedaulatan pangan artinya menjaga kemerdekaan bangsa dalam pemenuhan kebutuhan pangannya. Artinya tanah kita, semau kita. Kalau produksi ga cukup, ga masalah yang penting tanah air tetap terjaga. Pada kedaulatan, kita sudah mempertimbangkan aspek sustainability artinya keberlangsungan hidup alam kita. Nah, berdaulat belum tentu memiliki ketahanan.

Untuk ketahanan pangan, contoh singapura, walaupun dia ga punya lahan luas, namun rakyatnya tetap bisa makan karena mereka bisa beli. Namun mereka tidak memiliki kedaulatan pangan,

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s