Hasil survey LCGC

Sesuai dengan survey yang saya buat minggu lalu, alhamdulilah ada 61 orang yang mengisinya, berikut akan saya sajikan hasil dari survey tersebut:

Responden pada survey ini didominasi oleh kaum pria yaitu sebesar 69% dan wanita sebanyak 31%, tidak ada jenis kelamin lain yang boleh mengisi survey ini, maka itu saya batasi pada 2 jenis kelamin tersebut.

Dari segi sebaran domisili, survey ini lebih banyak diisi oleh warga yang tinggal di pulau jawa sebesar 87%, sedangkan sisanya berasal dari pulau lain. Bila dijabarkan lebih detail, hampir 52% berdomisili di Jabodetabek. Hal ini bisa jadi karena penyebaran survey ini dilakukan melalui facebook, twitter dan blog pribadi saya, dimana sebagian mereka banyak berdomisili di Pulau Jawa.

Kebijakan LCGC yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian memiliki berbagai macam tujuan, salah satunya adalah pengembangan industri komponen lokal dalam negeri. Diharapkan dalam 5 tahun kedepan, 80% komponen LCGC sudah tidak perlu impor. Dalam survey ini, hanya 49% responden tahu mengenai penggunaan komponen lokal dalam LCGC, sisanya tidak tahu tentang kebijakan ini.

Dalam membeli mobil, 41% responden memilih berdasarkan harga, 36% karena spesifikasi dan sisanya karena hal lainnya. BIla responden memiliki uang terbatas namun memiliki keingin untuk membeli mobil, 23% reponden akan membeli mobil bekas, 37% akan membeli LCGC dan sisanya menahan keinginan untuk membeli kendaraan.

Saat ditanya mengenai setuju atau tidak setuju dengan kebijakan LCGC ini, 49% responden yang mengisi survey ini mengatakan tidak setuju dengan LCGC, 31% setuju dan sisanya tidak memilih. Rata-rata yang tidak setuju berasalan karena dengan LCGC ini akan meningkatkan kemacetan, ada juga yang berpendapat bahwa kebijakan ini tidak pro terhadap MOBNAS, dan juga dapat meningkatkan subsidi BBM.

Sedangkan yang setuju dengan LCGC ini berharap agar program ini disinergikan dengan MOBNAS, dan persebarannya diluar pulau Jabodetabek. Selain itu, bila semua mobil adalah LCGC, maka akan dapat mengurangi konsumsi BBM.

Yang menarik dari survey ini adalah, hampir 62% responden lebih memilih menggunakan transportasi publik bila transportasi publik ada dalam kondisi baik, hemat, murah dan nyaman, hampir 26% akan mengkombinasikan antara kendaraan pribadi dan tranportasi publik, sisanya tetap akan menggunakan kendaraan pribadi.

Besar sekali harapan masyarakat akan terciptanya tranportasi publik yang aman, murah dan nyaman. Beberapa tahun kedepan mungkin harapan ini akan segera tercapai dengan program MRT dan monorail di jakarta, monorail di bandung dan Surabaya.

Kerjasama antara pemerintah pusat dan derah perlu terus disinergikan, satu sisi industri harus tetap bergulir agar pertumbuhan ekonomi selalu positif yang akan berimbas pada penyerapan tenaga kerja, disatu sisi layanan tranportasi bagi masyarakat harus terus ditingkatkan agar tercipta keamanan dan kenyamanan.

Demikian laporan yang bisa saya buat, kepada kawan-kawan yang telah membantu mengisi, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Sampai jumpa di survey-survey lainnya.

Bogor, 15 Oktober 2013

One thought on “Hasil survey LCGC

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s