Refleksi dari Pilkada Jabar “Sulitnya Mengakui Kekalahan”

ilkada Jakarta Telah usai hampir 5 bulan yg lalu. Sedangkan Pilkada Jabar baru akan diumumkan pada hari ini. Yang menarik adalah pada saat pilkada DKI jakarta, Foke yang kalah oleh Jokowi dengan kesatrianya mengakui kemenangan jokowi sesat setelah hasil quick count di umumkan, berikut kutipannya:

Di tengah makan siang, telepon selular calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berdering. Saat diangkat, suara berat seorang pria terdengar. Buru-buru Jokowi menghentikan santapan makan siangnya. Telepon itu ternyata berasal dari pesaing kuatnya, Fauzi Bowo. Foke, sapaan akrab Fauzi, mengucapkan selamat kepada pasangan calon nomor tiga ini, “Baru dua menit yang lalu Pak Foke telepon saya. Intinya mengucapkan selamat,” kata Jokowi – megapolitan.kompas.com

Walau saat Pilkada dia diserang habis-habisan oleh lawannya dengan berbagai hal negatif, namun saat dia kalah dia langsung mengucapkan selamat. Sungguh jantan dan sangat berbesar hati. Sehingga jakarta kembali aman dan tertib melanjutkan kehidupan secara normal kembali.

Bila membandingkan dengan Pilkada jawa barat saat ini, calon yang katanya membawa perubahan, namun walaupun 9 lembaga survey mengatakan bahwa incubent menang. Tetap belum rela untuk mengucapkan selamat. Padahal katanya orang yang ada di belakang mereka adalah orang-orang pintar yang siap membawa perubahan.

Bahkan, hingga perhitungan resmi belum keluar, calon ini terus mengkampanyekan hal-hal negatif dari sang incumbent. Dan puncaknya adalah saat rapat pleno yang berlangsung tegang dan hampir berujung dengan bentrok.

Bila bertujuan membawa perubahan, mau perubahan ke arah mana? saya rasa di bawah Aher, Jabar berada dalam kondisi yang stabil, tidak seperti Lampung, Jawa timur, poso atau bahkan papua. Tidak ada kerusuhan besar, bentrok sekilas itu wajar.

Bila pasangan yang kalah ini tidak legowo, dikhawatirkan kondisi jabar yg kondusif akan menjadi bergejolak. Ongkos politik akan menjadi Lebih mahal. Saran saya kepada ibu yang pintar itu (karena bergelar master), sudahlah bu, masih banyak ladang amal yang bisa ibu kerjakan bila tujuan ibu memang untuk kemajuan masyarakat. Potensi ibu sangat besar, mungkin ibu bisa membina masyarakat dari sisi lain.

*Do’a saya dari negeri rantau “semoga Jabar tetap kondusif”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s