Siaga Saat Perjalanan

Pernahkah anda mengalami kejadian yang tidak diinginkan saat sedang bepergian jauh? misalkan kecopetan? mobil tabrakan, pecah ban dan sebagainya? Salah satu pengalaman saya di perjalanan adalah terhalang pohon tumbang di tengah gunung.

 

Saat itu saya dan 3 orang kawan sedang melakukan perjalanan dari Bener Meriah menuju ke Nagan Raya. Sebagai gambaran, Bener meriah adalah salah satu kabupaten yang berada di daerah pegunungan. Jalan untuk menuju sana berkelok-kelok dengan lebar jalan yang hanya cukup dilewati 2 kendaraan. Karena itu adalah daerah pegunungan, maka jarang sekali ada kendaran yang lalu lalang, orang disana menyarankan agar berkendara sebelum Magrib karena medan yang dilalui berat.

 

Dan kejadian tak diinginkan terjadi, di tengah-tengah gunung, kami terhalang oleh pohon yang tumbang. Baru ada beberapa orang yang berusaha untuk memindahkan batang tersebut, namun usaha mereka sepertinya sia-sia karena jumlah orang dan peralatan yang tidak sebanding dengan besarnya kayu

 

 

Kayu Besar menghalangi jalan

 

 

Salah satu rumus kehidupan adalah, manusia akan menjadi kompak saat berada dalam kesulitan yang sama. Begitu juga yang terjadi pada kami. Karena sama-sama terjebak digunung, maka kami bergotong royong untuk memindahkan kayu tersebut.

 

 

Bahu membahu Mendorong kayu

 

 

Satu-dua-tiga-angkat… berkali-kali aba-aba diteriakkan sebagai tanda untuk memualai mengangkat kayu. Sedikit, demi sedikit. Yup, hanya sedikit saja pergerakan kayu tersebut. Napas mulai ngos-ngos, waktu terus bergerak. jangan sampai terjebak ditengah hutan. Maka di obok-oboklah kendaraan untuk mencari alat bantu. Alhamdulillah, ditemukan tambang yang cukup besar, maka digulung-gulung agar memperkuat tali tersebut. lalu dicantolaklah ke mobil, sehingga daya dorong akan bertambah. Aba-aba pun diteriakkan kembali satu-dua-tiga-dorong..

 

 

DIbantu dengan strada

 

 

setelah beberapa kali usaha, akhirnya kayu itu terdorong juga sehingga jalan bisa dilalui kembali.

 

 

Akhirnya…

 

 

Betul kata pepatah, bersatu kita teguh, tak ada yang mampu mengalahkan.

 

Lalu kami lanjutkan kembali perjalanan, tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada orang-orang yang senasib dan sepenanggungan. Sampai jumpa pegunungan Aceh.. Entah kapan kita akan jumpa lagi.

 

*oleh karena itu, sedia tali saat perjalanan jauh. karena anda tak akan tahu apa yang akan terjadi di jalan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s