Al-Qur’an kitab yang Sempurna

Saya suka tidak habis fikir dengan mengatakan bahwa “ayat al-qur’an sudah tidak relevan lagi dengan zaman sehingga isinya harus di ganti”. Perkataan ini juga membuat saya sedih karena yang mengatakannya adalah orang yang “katanya muslim”

Ada juga orang yang mengatakan bahwa orang Islam itu tidak toleran karena menjadikan Al-qur’an sebagai sebuah dogma yang isinya tidak bisa diganggu gugat lagi. Terus ada lagi yang bilang orang Islam itu tidak boleh terlalu fanatik terhadap agamanya karena belum tentu Islam itu agama yang paling benar.

Saya akan jawab dengan logika manusia. Kenapa Isi Al-Qur’an tidak bisa diganggu gugat, di ganti, dihapus apalagi di tambah? Karena Al-Qur’an adalah kitab yang diturunkan Allah SWT kepada manusia melalui nabi muhammad SAW sebagai panduan manusia dalam menjalankan kehidupan di dunia ini. Proses turunnya Al-Qur’an tidak dalam bentuk kitab langsung namun secara sedikit-sedikit dimulai dari Awal Nabi Muhammad SAW di angkat menjadi Nabi dan Rasul hingga khutbah terakhir nabi sebelum beliau wafat.

Bila dalam bahasa manusia saat ini maka pengarang kitab itu adalah ALLAH SWT, bukan nabi muhammad SAW. maka yang mempunyai hak untuk mengubah-ubah isi nya hanyalah Allah SWT. Tidak ada satu orang pun orang yang mempunyai hak untuk mengganti isi Al-qur’an walau satu ayat.

Mengapa begitu? karena bila isi Al-qur’an ada yang mengubahnya maka pengarangnya bukan lagi Allah SWT tapi orang yang mengarang tersebut. Secara sederhana, novel Laskar pelangi adalah karangan andrea hirata, kalo isi novel itu ada yang saya ubah, apakah itu masih novel karangan andrea hirata?

Karena itu lah maka Allah SWT menjamin bahwa isi Al-qur’an akan sama dari awal diturunkan hingga kiamat menjelang sesuai janji Allah SWT pada surat Al-Hijr ayat 9 “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”

Maka bila ada orang yang berniat mengganti isi Al-qur’an berarti orang agama orang itu bukan lagi Islam tapi agamanya si pengarang. contoh lagi, Panca sila itu isinya 5 hal, tentu kalian sudah hafal dengan pancasila, seandaikan pasal satu isinya saya ganti, apakah layak jika masih disebut dengan pancasila?

Terus kenapa kita harus mengikuti 100% isi Al-qur’an. Ya karena isi Al-qur’an itu telah sempurna tidak lekang oleh zaman mengatur segala tingkah laku manusia. Bila seemua orang menjalankan Al-qur’an dengan sungguh sungguh maka niscaya kedamaian akan terjadi di seluruh dunia ini.

Sekarang ada yang bertanya, ko ada orang Islam yang masih korupsi, minum bir, zina, mengambil hak orang lain dan sebagainya? kalo gitu berarti Islam itu mengajarkan kerusakan. Heloooooooooo, yang perlu diperbaiki itu bukan islamnya, tapi orangnya. Sudah jelas dalam Al-qur’an orang di larang mencuri, minum khamar, berzina dan dosa lainnya. Bila masih ada yang melakukannya berarti orangnya yang tidak benar.

Contohnya, Ada tulisan “dilarang masuk ke sini karena banyak binatang buas” terus ada yang nekat masuk, lalu orang itu di gigit binatang buas? siapa yang salah? aturan yang salah, atau orangnya? apakah aturannya harus diganti? atau orangnya harus diperingati dengan lebih intens? anda bisa menjawabnya sendiri

Demikian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s