Pemantauan Emisi Cerobong

Hampir 1 tahun terakhir hidup saya banyak dihabiskan di jalan-an. Selain karena harus pulang pergi Lampung-Bogor setiap 2 minggu sekali, saya juga ditugaskan oleh kantor untuk melakukan inpeksi cerobong untuk mengetahui kandungan gas emisi hasil pembakaran. Cerobong yang saya inspeksi terdiri dari berbagai macam jenis, hanya sekedar cerobong kecil untuk genset kapasitas 5 MW hingga cerobong tinggi PLTU yang menghasilkan listrik 100 MW.

Pada prinsipnya, untuk mengetahui kualitas gas emisi hasil pembakaran itu sangat mudah “secara praktik” tapi sulit secara teori. Pada pengukuran di lapangan, seorang operator hanya bertugas untuk mengambil sampel, sedangkan pimpinan regu akan membawa sampel tersebut ke laboratorium untuk dianalisa sehingga di dapatkan kadar emisi gas buang dari cerobong tersebut.

Parameter wajib untuk emisi cerobong terdiri dari 1. NOx, 2 SOx, 3, Total partikulat, 4. Opasitas, 5 CO. itu mengacu pada peraturan menteri Lingkungan Hidup No 21 tahun 2008. adapun metode yang digunakan adalah SNI 19-7117-(1 sampai 10)-2005. Banyak metode yang bisa digunakan, namun karena saya bekerja pada instansi pemerintah maka metode yang digunkan adalah SNI, karen kita cinta produk dalam negeri (padahal SNI emisi ini saduran dari metode JIS).

Peralatan yang dibawa adalah : Penjerap (NOx, SOX, Air), filter, Pompa, gas meter, pipa untuk mengambil sampel, tabung NOx, pipa ptot, inclined manometer dll. masih banyak alat nya, untuk lebih lengkapnya silahkan buka saja SNI nya. hehehehe

urutan pekerjaan yang dilakukan adalah (untuk sampling pada cerobong)
1. operator memanjat cerobong
2. operator membuka flank penutup lubang sampel
3. ukur kadar Air, O2, CO2, CO, NOx, dan SOx dengan cara memasukkan pipa sampel ke dalam cerobong lalu dihisap dengan pompa, volume sampel akan tertera pada gas meter,
4. ukur laju alir untuk masing-masing titik sampling
5. hitung laju alir di dalam cerobong (tinggal masukkan ke dalam rumus)
6. siapkan nozzele yang sesuai
7. masukkan pipa+nozzle ke dalam cerobong
8. nyalakan pompa, hisap hingga volume yang diinginkan
9. selesai
Setelah selesai pengerjaan dilapangan, selanjutkan sampel dibawa ke laboratroium untuk dianalisa, SOx menggunakan titrasi asam basa, NOx menggunkan spektrometer, partikulat cukup ditimbang.
Demikian pekerjaan dilapangan, cukup mudah kan? yang melelahkan adalah perjalanan dari kantor menuju ke tempat cerobong berada. ada yang cukup 30 menit perjalanan, ada juga yang hingga 5 jam perjalanan.

bila tertarik untuk berdiskusi lebih dalam tentang pemantauan udara emisi, silahkan kontak saya di karim.abdullah@yahoo.com

2 thoughts on “Pemantauan Emisi Cerobong

  1. selamat siang. pertanyaan saya berapa lama waktu pengambilan sample dari emisi genset yang memakai kertas saring. terima kasih. salam Musadik samarinda kaltim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s