Jawa Bali

ebenernya gua pingin bikin cerita panjang, tapi menulis itu sangat sulit jadi ya terpaksa seadanya saja deh tapi smoga semuanya dapat menikmati dan mengambil pelajaran dari pengalaman saya ini.

23 November 2009
Berangkat dari bogor jam 13.00 ke stasiun juanda naek kereta pakuan eksprees, terus dilanjutkan naek bus kota ke stasiun senen. diluar perkiraan saya ternyata stasiun senen sangat penuh jadi saya ga dapet tiket duduk hanya tiket berdiri dengan harga yang sama yaitu Rp 43.000,-. kereta pun berangkat jam 3.30 menyusuri jalur pantura. keadaan dalam kereta sangat penuh bahkan saya tidak dapat berdiri dengan tenang karena selalu diganggu oleh pedagang asongan. selidik punya selidik ternyata kereta tersebut penuh dengan orang madura yang akan merayakan lebaran haji di kampung halamannya. saya berdiri sampai jam 8 malam, trus dapet tempat buat duduk (bukan di kursi juga sih) tapi lumayan lah, saking capainya saya tidur sampai jam 2 malam yaitu bertepatan dengan sampai di kota semarang.

24 November 2009
jam 2 malam, kota semarang. saya keluar kereta untuk buang air yang sudah diujung tanduk dan tentu saja sholat magrib dan isya. ada pengalam buruk saat akan kencing. saya mencari tembok untuk buang air tiba2 ada orang yang nimpuk saya dengan batu tentu saja saya kaget lalu bilang “ampun pak, iya saya pindah” ternyata bapak itu menyuruh saya buang air di tempat lain. untung aja ga kena kepala.

jam 8.00, surabaya
sesampainya di surabaya saya dijemput oleh hikmat (smakbo 47). ada pengalaman buruk saat menunggu. karena saya mencari teman saya tersebut, tentu saja muka saya culang-cilung, tiba2 saja ada orang yang mendekati saya dan ngajak saya ngobrol. ujung-ujungnya dia minta no HP saya dengan alasan dia akan melanjutkan S3 astronomi ITB, jadi mau nanya2 saya tentang itu (dalam hati saya, mau S3 ko dandanannya kampung dasar orang mau nipu) langsung saja saya pergi. untung teman saya segera datang.
setelah mandi, saya bersama hikmat berjalan2 ke ITS dan bertemu dengan teman KP saya di bangka. ITS itu luas banget tapi sangat-sangat panas. saya juga ketemu dengan ahmad arianto (smakbo 47). karena sangat capai saya sampai tertidur di bangku taman ITS. sungguh sangat tidak menyenangkan sekali naek kereta ekonomi-sendiri-penuh sangat2 menguras tenaga. karena itu maka saya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke bali dengan kereta bisnis.
berangkat dari stasiun gubeng pukul 22.30 dengan kereta mutiara selatan kelas ekonomi seharga 60ribu rupiah. setelah duduk dikereta, ngobrol sebentar dengan orang yang di depan saya lalu dengan cepatnya saya tertidur dengan pulas.

Rabu, 25 November 2009
Stasiun banyuwangi jam 5.30
kegiatan pertama saya adalah sholat subuh dilanjututkan dengan mandi dan bersih2. lalu keluar stasiun untuk mencari makan. setelah perut kenyang dilanjutkan dengan berjalan ke arah pelabuhan (kira2 10 menit) dipelabuhan beli tiket ferry seharga Rp 5.700. sampai di gilimanuk jam 07.30 wib atau 08.30 WIT. dilanjutkan dengan naek bus ke denpasar seharga Rp 25.000,- oh ya jangan lupa siapkan KTP agar lulus pemeriksaan di pelabuhan. perjalanan dari gilimanuk ke denpasar sangat menyenangkan karena pemandangan yang indah, sawah yang hijau dan juga pantai dengan cahaya mentari memantul dari air laut.
sampai di terminal ubung jam 11.00WIT. dilanjutkan dengan menumpang 2 angkot hingga sampai di sanur (masing-masing Rp. 5000,-) ternyata tempat menginap nya adalah hotel yang bernama sanur paradise tepat di perempatan pantai sanur seberang KFC. great…. dengan cueknya saya masuk aja ke hotel tersebut dan mengambil kunci di rona, lalu mandi dan bersih-bersih. sangat-sangat nikmat sekali. ruangan yang sejuk, pemandangan yang indah dan TV dengan 60 stasiun. great.. istirhat sampai jam 4 an lalu pergi ke KFC untuk makan paket Attack 2 porsi…. sorenya saya susuri pantai sanur hingga capai. ternyata sangat banyak sekali bule. hoohoho…. malamnya makan di hotel lalu istirahat.

kamis 26 november 2009
hari ini istirahat di hotel sambil nonton TV (ga ada pengalaman yang seru)

Jumat 27 november 2009
pagi-pagi dah mandi karena harus shalat idul adha. selesai shalat makan pagi lalu tidur-tiduran lagi di hotel sampai jumatan, setelah jumatan tidur lagi bangun jam 3 an lalu nyewa sepeda untuk 24 jam seharga Rp 25 ribu. maka di mulailah perjalanan saya melintasi baypass ngurahrai (dikira saya sanur-kuta itu dengan karena di peta emang pendek jaraknya) ternyata jauh sekali, setelah 1 jam saya baru sampai di kuta (muka dah kaya kebakar dan pasti tambah geheng). saat di kuta makan dulu dan sholat lalu dilanjutkan bersepeda ke arah nusa dua, saya kayuh terus tuh sepeda dan tau-taunya sudah jam 5 lewat tapi belum ada tanda-tanda sampai di nusa dua (saat itu saya berada tepat di depan gerbang kampus udayana) saat saya tanya pada orang disana ternyata nusa 2 masih 5 KM lagi. damn.. karena sudah sore maka saya putuskan untuk pulang saja ke hotel.
saat pulang saya sempatkan kembali ke kuta untuk melihat monumen bom bali di jl legian (tapi saya ga nemu karena salah belok), ya sudah saya pulang saja. nah pas pulang tersebut saya tidak lewat bypass tapi lewat kota denpasar maka yang terjadi adalah saya pusing karena ga tau jalan, sungguh sangat mendebarkan sekali apalagi malam sudah semakin mencekam (lebai) tapi dengan insting dan kejeniusan saya (!!) akhirnya saya sampai juga di hotel sekitar pukul 9 malam, jadi saya telah bersepeda menyusuri bali selama 6 jam freaaaaaaaaaaak (!!). sampai di hotel kaki saya dah gempor, mata berkunang-kunang, badan pegal-pegal. untuk meredakannya saya segera merendam badan saya dengan air hangat…. lalu tidur dengan pulas…

bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s