Bogor-Tangerang

ini adalah cerita tentang perjalanan gua dari bogor ke tangerang terus ke bandung. cerita diawalai dari kota bogor. gua berangkat dari rumah jam 2 siang, dengan asumsi perjalan ke tangerang membutuhkan waktu selama 3 jam maka diperkirakan saya akan sampai di tangerang pukul 5 sore. setelah pamit kepada ibu, saya menaiki angkot 03 jurusan bubulak-baranangsiang. perjalanan menggunakan angkot berlangsung dengan lancar, sampai di terminal pukul 02.20 an, kemudian mencari bus yang menuju ke arah merak. sudah lama saya tidak naik bus yang ke merak, jadi ketika mencari bus di tempat biasa, saya tidak dapat menemukan jejak bus jurasan serang, untung saya diberi akal yang cerdas sehingga saya langsung berinisiatif untuk bertanya kepada orang yang paling berkompeten di daerah stasiun, siapa lagi kalo bukan calo bus. setelah bertanya dengan singkat, saya ditunjukkan letak bus tersebut yang ternyata berada di daerah timur dekat dengan pintu masuk bus. maka saya pun berjalan ke tempat bus tersebut berada. setelah sampai di daerah bus tersebut mangkal, saya tidak langsung menaiki bus tersebut, tetapi mengamati bentuk dan isi bus nya. sungguh suram sekali aramada angkutan kelas ekonomi di indonesia, bus tersebut sudah sangat tua dengan bentuk yang hampir reyot sehingga saya menjadi ragu untuk naik bus tersebut, setelah berfikir cukup cepat saya memutuskan untuk pergi ke ciawi saja dan menyetop bus disana dengan asumsi busnya lebih bagus sehingga bisa lebih cepat sampai. maka saya segera bergegas menuju ke angkot 01 tujuan ciawi. perjalan nya pun lancar sehingga saya sudah sampai di ciawi pukul 2.40.. ternyata sudah ada bus ekonomi tujuan merak. maka segera saja saya naik ke dalam bus tersebut. 1 menit, 2 menit, 10 menit, 20 menit saya menunggu bus tersebut pergi, tapi ternyata setelah 1 jam bus tersebut masih saya ngetem. sungguh sangat mengesalkan menunggu di dalam bus ekonomi, sudah banyak asam rokok, orang buat ludah sembarangan, anak kecil yang nangis, pokonya suasana dalam bus sudah sangat tidak nyaman. supir bus tidak mau menjalankan busnya sebelum bus terisi penuh. supir dan kenek nya malah asyik merokok di luar sedangkan para penumpang yang ada di dalam bus sudah hampir emosi karena setelah 1 jam bus terebut belum berangkat juga. untung saja ketika jam 4 naek 5 orang yang mengisi kursi yang tersisa. maka bus pun segera berangkat menuju ke arah serang. perjalanan berlangsung dengan lancar dan hanya 1 jam sudah sampai di tempat tujuan yaitu bekun jeruk. ternyata kebun jeruk yang dimaksud adalah pintu keluar tol yang juga berfungsi sebagai tempat nge-tem bus bus yang menuju ke tangerang. saya naek bus mayasari tujuan tangerang. ada kejadian lucu ketika akan naek bus, saya bilang bahwa saya akan pergi ke lipo cikarang, dengan spontan para penumpang bus berkata “wah,ade salah jalan, kalo mau kelipo cikarang maka ade harus balik lagi. saya sempat bingung, namun setelah saya sadar, saya meralatnya dan mengatakan bahwa saya akan menuju ke lipo karawaci. turun di pintu tol lipo karawaci, naek angkot putih, turun di lipo karawaci, dijemput di sana, lalu meluncur ke kostan suganda-samsi. waktu naek angkot ngobrol ma ibu2 muda yang baik banget.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s